Penting Kedisiplinan Di Sekolah
Sekolah
merupakan tempat di mana siswa dapat belajar secara formal, serta tempat atau
lembaga yang dirancarng/dibuat untuk pengajaran siswa di sekolah, yang
dibimbing oleh seorang guru. Ada beberapa tingkatan sekolah, yang dimulai
Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas
(SMA), dan yang terakhir yakni Universitas. Tujuan dari disiplin sekolah itu
sendiri yaitu untuk menciptakan suasana sekolah yang nyaman serta ama dalam
pembelajaran di sekolah.
Disiplin sangat
penting dalam proses pendidikan, maka dari itu sekolah pasti memiliki sebuah
aturan yang harus diikuti serta diterapkan oleh setiap guru, siswa dan seluruh
aparat sekolah, aturan yang diberlalkukan bagi siswa, guru, serta aparat
sekolah menjadi landasan kedisiplinan di sekolah.
Kedisiplinan
di sekolah sangatlah penting, maka dari itu kedisiplinan harus diterapkan dalam
setiap sekolah, agar pembelajaran di sekolah dapat berjalan dengan baik dan
mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang diterapkan, serta sesuai dengan
visi dan misi sekolah tersebut.
Setiap sekolah
pasti menerapkan kedisiplinan baik bagi guru, siswa atau pun aparat sekolah,
akan tetapi masih banyak siswa yang tidak mengikuti kedisiplinan di sekolah,
bahkan seorang guru pun masih banyak yang tidak disiplin serta kurang
menerapkan kurang menerapkan apa arti kedisiplinan itu. Banyak hal yang harus
harus dipahami dalam kedisiplinan yang ada di sekolah, yaitu kedisiplinan bukan
hanya harus dilakukan dan diterapkan pada siswa saja akan tetapi kedisiplinan
harus diterapkan pada seluruh seluruh warga sekolah, baik itu siswa, guru, ataupun
aparat sekolah. Ada beberapa contoh kedisiplinan yang diterapkan pada siswa,
yaitu selalu hadir tepat waktu, selalu mengikuti peraturan. Begitu pula dengan
guru serta aparat sekolah juga harus menerapkan kedisiplinan.
Banyak siswa yang bertanggapan bahwa aturan-aturan yang diberlakukan di sekolahnya, hanya membebani para siswa. Kebanyakan siswa tidak menyadari akan pentingnya kedisiplinan yang diberlakukan oleh sekolah untuk mereka, sehingga mereka merasa sangat terbebani dan sulit untuk menjalankan/mematuhi aturan-aturan yang sudah diterapkan/berlaku di sekolah. Jika siswa itu cerdas dan dapat memahami akan pentingnya kedisiplinan, maka siswa tidak akan merasa sangat tersiksa dan terbebani dengan adanya peraturan di sekolah itu dan juga mereka antusias untuk mematuhi dan mengikuti setiap peraturan yang ada di sekolah tersebut.
Peraturan dibuat bertujuan agar siswa mempunyai sikap dan perilaku yang baik serta patuh dengan aturan yang telah ditetapkan tersebut.
Guru juga harus bisa menerapkan kedisiplinan di lingkungan sekolah terutama ke anak didiknya. Serta guru juga harus memberikan contoh yang baik ke anak didiknya juga, karena guru juga termasuk orang tua ke 2. Jika seorang guru yang membuat peraturan itu sendiri tidak dapat/ tidak mematuhi peraturannya, lalu bagaimana dengan anak didiknya? pasti mereka juga tidak akan mematuhi peraturan itu juga.
Oleh karena itu guru sengat berperan aktif dalam pembentukan akhlak/ kedisiplinan setelah orangtua dan lingkungan.
Banyak siswa yang bertanggapan bahwa aturan-aturan yang diberlakukan di sekolahnya, hanya membebani para siswa. Kebanyakan siswa tidak menyadari akan pentingnya kedisiplinan yang diberlakukan oleh sekolah untuk mereka, sehingga mereka merasa sangat terbebani dan sulit untuk menjalankan/mematuhi aturan-aturan yang sudah diterapkan/berlaku di sekolah. Jika siswa itu cerdas dan dapat memahami akan pentingnya kedisiplinan, maka siswa tidak akan merasa sangat tersiksa dan terbebani dengan adanya peraturan di sekolah itu dan juga mereka antusias untuk mematuhi dan mengikuti setiap peraturan yang ada di sekolah tersebut.
Peraturan dibuat bertujuan agar siswa mempunyai sikap dan perilaku yang baik serta patuh dengan aturan yang telah ditetapkan tersebut.
Guru juga harus bisa menerapkan kedisiplinan di lingkungan sekolah terutama ke anak didiknya. Serta guru juga harus memberikan contoh yang baik ke anak didiknya juga, karena guru juga termasuk orang tua ke 2. Jika seorang guru yang membuat peraturan itu sendiri tidak dapat/ tidak mematuhi peraturannya, lalu bagaimana dengan anak didiknya? pasti mereka juga tidak akan mematuhi peraturan itu juga.
Oleh karena itu guru sengat berperan aktif dalam pembentukan akhlak/ kedisiplinan setelah orangtua dan lingkungan.